Berkata Tidak

Tahukah anda ketika kita berkata tidak? Bahwa dalam hidup ada suatu perbuatan yang sia-sia tapi tak menghasilkan? Perbuatan itu adalah berusaha untuk selalu berkata “ya” untuk memuaskan orang lain. Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi sebuah cerita rakyat dari Eropa yang mengilustrasikan hal ini dengan sangat baik. Selamat membaca!

Di suatu pagi hari yang cerah, seorang penggiling tepung dan anaknya pergi untuk menjual hasil gilingannya ke kota. Anaknya menunggangi keledai sementara ayahnya berjalan di sisi keledai itu.

Di perjalanan mereka bertemu dengan seorang dari desa sekitar. Orang itu berkata “Kamu seharusnya malu dengan dirimu sendiri!” Katanya dengan nada merendahkan. “Kamu duduk dengan nyamannya sementara ayahmu yang sudah berumur harus berjalan. kamu tidak punya rasa hormat!” Dengan malu-malu, sang anak dan ayahnya saling menatap dan bertukar tempat dengan rasa malu.

Ketika mereka melanjutkan perjalanan, seorang tua menghardik mereka. Katanya “Bagaimana kamu ini? Duduk dengan nyamannya di atas keledai sementara anakmu kesulitan mengikutimu. Lihat!”

Akhirnya sang ayah memutuskan untuk menunggangi keledai itu bersama dan melanjutkan perjalanan….read more ……

Ingatlah kata-kata si penggiling tepung.

“When you try to satisfy everyone, you end up losing your

Cara Menjadi Pembicara, Teman sekaligus pendengar yang Baik

Ya, Hampir semua orang di dunia ini ingin menjadi orang yang  di sukai oleh semua orang namun yang harus kita sadari bahwa apapun yang kita lakukan baik atau buruk akan ada saja mereka yang tidak akan menyukai kita. di katakan oleh Buckminster Fuller “33% orang akan menyukai kita apapun yang kita lakukan, sementara 33% lainnya membenci kita apapun yang kita lakukan, entah itu baik atau buruk dan sisanya 33% orang lagi tidak menyukai kita dan tidak juga membenci kita, mereka tidak peduli”… namun yang menjadi penting saat ini adalah bagaimana cara agar 33% orang yang menyukai kita tetap menyukai kita dan 33% orang lainnya yang tidak mengurus kita menjadi menyukai kita.

…………...read more again……

Membangun Kepercayaan Dengan Karakter

kepercayaan merupakan faktor yang sangat penting untuk kesuksesan anda. Sebelumnya kita sudah membahas tentang kepercayaan jangka pendek yang dapat mempengaruhi keputusan klien anda. Kali ini kita akan membahas kepercayaan yang mempengaruhi klien anda, nasib anda, dan hidup anda.

Kalau di artikel sebelumnya kita belajar untuk menciptakan kesan pertama yang positif, kali ini kita akan membahas tentang kepribadian seorang businessman/businesswoman sejati.

Setiap orang sebenarnya sudah memiliki kualitas diri ABCDE sejak mereka dilahirkan. Semakin sering kita menggunakan kualitas diri ini, semakin kuat kualitas diri ini. Sebaliknya, apabila anda tidak menggunakan kualitas diri ini, kualitas diri ini akan tertidur pulas dan menunggu untuk dibangunkan (ya iya lah ngantuk, wong nggak ada kerjaan).  ………….read more

Mengatasi Kemalasan

Mereka sibuk dan mereka tetap sibuk karena itu salah satu cara untuk menghindari sesuatu yang tidak ingin mereka hadapi. Ada orang sibuk nonton TV, sibuk memancing, bermain golf, sibuk belanja ke Mall, namun didalam hati mereka ingin menghindari sesuatu hal yang tidak ingin mereka hadapi. Ini adalah bentuk kemalasan yang paling umum. Malas dengan jalan tetap sibuk. Ada juga orang yang sibuk bekerja keras sehingga tidak perduli dengan istri dan anaknya. Dan ada juga orang yang terlalu sibuk mengurusi kekayaan mereka dan tidak perduli dengan kesehatan mereka. Dan ada orang yang terlalu sibuk mengurusi kesehatan dan tidak perduli lagi terhadap pekerjaan. Yang menjadi ukuran malas adalah apa yang dianggap penting jauh di dalam lubuk hati mereka, tetapi mereka hindari. read more ……………

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.